24 Nov 2012

Semua Tentangmu


Siang itu saat kelas lagi tidak belajar.
Ketua kelas berkoar “teman-teman selepas pulang sekolah jangan pulang dulu yaaa. Ada yang aku mau bicarain… penting!!”
“ada apa fin? Penting banget ya keliatannya ??” marsa penasaran atas ucapan refin sebagai ketua kelas. “udah..udah.. bentar lagi pulang kok sa ! ntar juga dikasih tau”anak-anak lain mencoba menghilangkan rasa penasaran marsa.
***
“Krrringgggg…..krriiingggg…krrringggg…” Bel telah berbunyi
Waktu menunjukkan pukul 2 siang, siswa/siswi SMA Kirin diperbolehkan pulang sekolah
“eitss. Teman-teman sesuai perjanjian kita, kalian jangan pulang dulu.. aku mau bicarain sesuatu sebelumnya maaf kalau menunda waktu pulang kalian (hehe)” refin menahan anak-anak di depan pintu kelas mereka
“iya..iyaa… ga papa kali” marsa menepuk pundak refin
“yaaa semuanya duduk di kursi masing-masing dulu yuk”
“mulai aja fin” anak-anak sudah tidak sabar
Refin menarik nafasnya sebelum memulai pembicaraannya kepada anak-anak kelasnya
“okee. Bismillahirrahmanirahim aslm wr.wb temen-temen sebelumnya aku ucapin terimakasih kepada kalian karena meluangkan waktu kalian untuk berkumpul di kelas ini, sebenarnya aku mau bicara banyak nih, yaaah… yang pertama aku mau bicarain tentang kelas kita belakangan ini. Aku rasa kelas kita keliatan buruk nih … hmmm maaf ya sebelumnya kita udh ga kayak dulu lagi banyak guru yang bilang nilai kelas kita-kita menurun, hampir 80 % dari kita banyak yang udah menurun nilainya. Sebenarnya  aku ingin menyampaikan ini dari dulu sama kalian tapi aku mau liat sendiri dulu kelas kita kayak gimana sebelum aku bilang ke kalian. Aku juga pengen bilang sesuatu ke kalian ini berhubungan dengan wali kelas kita, tapi sebelum itu kalian siap ga ngedenger  kabar ini??”
“siap kok……” teriak anak-anak
“ bu Hikari………hmmmm”
“bu Hikari kenapaaaaa????” anak-anak penasaran
“teman-teman bu Hikari mau pindah karena…..” refin terdiam
“karena apa fin ?”
“karena satu dan lain hal, banyak sih penyebabnya”
“iyaaa? Kok bisaaa?”
“yaaah maka dari itu ini berhubungan dengan bu Hikari. Bu Hikari sedih dengan keadaan kita sekarang . jadi gimana nih? masa kita harus begini seterusnya? kalian ga mau kan? Kalian ga mau kan bu Hikari bersedih hanya karena kitaa?” refin bertanya kepada teman-teman sekelasnya

  “ga mau……………!!! Terus apa yang kita harus lakukan??”
“yaaa satu-satunya jalan adalah kita harus berubah. Yaaah kita harus berubah kita tunjukkan kalau kita bisa merubah nilai kita-kita, kita harus bisa merubah sikap-sikap kita kepada guru” refin meyakinkan anak-anak kelas
Sepatah kata dari refin dan juga marsa, dinda, dan yang lainnya mereka menyampaikan usul sekaligus mereka curhat. Anak-anak sekelas legah atas keputusan mereka
Esok harinya.
Hari-hari berjalan lancar. Suasana kelas yang dulunya ribut,ga mendengar guru, dll sekarang menjadi kelas yang tenang, tentram, dan serius membuat anak-anak kelas 2-7 SMA Kirin merasa mereka telah berubah.
SMA Kirin adalah salah satu sekolah yang unggul di Jakarta. Walaupun sekolah ini berlabel negeri tetapi sekolah ini termasuk sekolah yang juga tinggi nilai islamnya dan juga terakreditasi “A” di sekolah ini memiliki satu guru terbaik,cerdas, yang sangat disayangi oleh anak-anak terutama anak-anak kelas 2-7 SMA Kirin ia sering di sebut dengan sapaan bu Hikari
Bu Hikari adalah sosok guru yang berbeda dengan guru yang lainnya. Beliau ialah guru yang penyayang, perhatian, dan juga punya banyak kisah-kisah inspiratif yang sering diceritakan kepada anak-anak muridnya
***
SMA Kirin heboh belakangan ini dikarnakan kabar bahwa bu Hikari guru kesayangan mereka ingin pindah. Khususnya anak kelas 2-7 di kelas ini lah yang paling heboh mendengar kabar ini karena kelas ini lah yang paling sedih di tinggalin oleh orang yang disayanginnya
Bu Hikari sebagai wali kelas 2-7 ingin pindah dari sekolah favorit di Jakarta ini, sebenarnya karena hal-hal yang terjadi belakangan ini yang membuat bu Hikari ingin pindah  
***
Ekskul hari ini tidak seperti biasanya yang biasanya semangat,ceria dalam mengerjakan segala macam tugas dari masing-masing ekskul. Khususnya ekskul yang dipegang oleh bu Hikari yaitu ekskul musical.
Tiba-tiba ruangan ekskul musical yang biasanya ribut karena latihan sekarang menjadi ruangan yang sepi dan sunyi. Semua murid yang mengikuti ekskul ini yang biasanya semangat mengikuti ekskul tapi karena mendengar kabar buruk itu kabar bahwa bu Hikari sebagai pembina mereka ingin keluar dari ekskul sekaligus sekolah. Saat itu juga bu Hikari datang memasuki ruangan latihan mereka untuk terakhir kalinya
“maafkan ibu yaaa anak-anak…..” bu Hikari mengucapkan sepatah kata untuk mereka
“ibu kita yang minta maaf bu… maafkan kita kalo selama ini kita banyak salah sama ibu baik di sekolah ataupun diekskul ini, maaf yaaa buuu…. !!!!” serentak anak-anak
 “iya nak, kalian ga sama sekali salah sama ibu kok…. ibu juga mau minta maaf ya kalau ibu mengecewakan kalian….ini udah menjadi pilihan terbaik ibu nak, sebenarnya ibu sangat sayang sama kalian dan ga mau meninggalkan kalian tapi…. Ya benigi lah, ibu sangat terkesan nak selama ibu berada di sini”
“iya bu…. kita maafin kok,kita juga sayang sama ibu. Kalo itu emang pilihan terbaik ibu berarti ibu sudah mempertimbangkannya bener-bener bu, kita ga marah kok kalo itu emang yang terbaik buat ibu”
                Hari-hari terakhir bu Hikari berada di sekolah, semua anak-anak menuliskan pesan dan kesannya kepada bu Hikari. Segala macam hadiah dan surprise diberikan khusus untuk bu Hikari di atas mejanya. Bu Hikari terharu dan meneteskan air mata. Esok harinya ia meninggalkan sekolah tersayangnya ini dengan membawa segala macam barang-barang berharganya dan pamit.
***
SEMUA TENTANGMU
Semua tentang ibu..
selalu membekas di hati ini
cerita inspiratif darimu
akan selalu

semua kenangan
tak akan bisa ku lupakan ku hilangkan
takkan mungkin silaturrahmi kita-kita terputus..
selamat tinggal..
ku tak ingin kau lepaskan semua
ikatan silaturrahmi
yang t'lah kita jalani slama ini
selamat tinggal..
kita telah ikhlaskan semua
jangan lupakan kita
yang mendoakan ibu selalu

kita disini..
selalu menanti..
[Bu Hikari]





Tidak ada komentar: